Perkembangan Teknologi Jaringan Komputer
Kelompok 2 PTIK
Kelas : 22.5A.25
UBSI Cengkareng
1. Egha
Dellyana Ramadhan – 22180724
2. Anita
Oktaviani – 22180218
3. Dandis
Amelia Putri – 22180702
4. Dhea Ananda
Putri – 22180952
5. Natahsya –
22180253
6. Rasarianta
A. Saragih – 22180790
7. Risa
Tryani – 22180836
8. Shara
Namira Putri S. – 22180447
9. Umi
Hanifah - 22180783
Perkembangan
Teknologi Jaringan Komputer
Di Era yang
serba modern ini kita pastinya sudah tidak asing lagi dengan jaringan.
Perkembangan teknologi ini tentunya menjadikan segala sesuatu mempermudah dan
memaksimalkan tujuan penggunaanya. Jaringan ini memungkinkan perangkat untuk
saling berkomunikasi dengan mengakses data, untuk mencapai tujuannya
masing-masing.
A.
Perkembangan Jaringan Komputer dari waktu ke waktu :
1. Tahun 1940-an
Konsep
jaringan komputer pertama kali mulai dicetuskan pada era tahun 1940-an. Pada
era ini, konsep jaringan komputer dibuat di Amerika, di dalam sebuah
laboratorium yang sedang mengembangkan komputer MODEL I. Pengembangan ini
dicetuskan oleh grup riset yang berasal dari Harvard University yang dipimpin
oleh Prof. H.Aiken.
Pada awalnya proyek ini ingin memanfaatkan
penggunaan kompueter secara bersamaan agar bisa mengerjakan banyak proses dalam
satu waktu saja. Hal ini kemudian dikenal dengan istilah Batch Processing.
Dengan menggunakan konsep ini, maka lebih dari satu pekerjaan bisa dilakukan
secara sekaligus.
2.
Tahun 1950-an
Berlanjut kira – kira 10 tahunan kemudian,
munculah sebuah konsep yang mengembangkan konsep jaringan komputer sebelumnya.
Konsep ini dikenal dengan istilah konsep TSS atau Time Sharing System. Pada
proses ini, dimungkinkan terdapat satu host komputer sebagai server agar bisa
mengakomodir kegiatan dari beberapa workstation atau terminal dalam waktu yang
bersamaan.
Kelebihan dari sistem TSS pada masa ini adalah
:
§
Menjadi cikal bakal
pengembangan dari konsep jaringan komputer secara penuh
§
Dapat mengerjakan banyak
tugas dalam satu waktu dengan beberapa station atau terminal
§
Mulai dapat menggabungkan
antara sistem komunikasi dengan sistem komputer
§ Mempermudah pekerjaan pada masa itu
Namun demikian, terdapat pula beberapa kekurangan dari sistem ini, antara lain :
§
kecepatan transfer data
yang masih lambat
§
Kapasitas data yang
sedikit dari komputer host atau server
§
Spesifikasi server atau
host yang masih rendah
Berangkat dari keberhasilan penggunaan TSS dan
juga kelemahannya, maka banyak peneliti yang kemudian ingin mngembangkan konsep
jaringan komputer agar menjadi lebih baik dan juga sempurna lagi. Maka dari
itu, perkembangan jaringan komputer akan terus berjalan.
3.
Tahun 1970-an
Cukup lama setelah TSS ditemukan dan juga
diimplementasikan, muncul istilah jaringan komputer yang dikenal dengan istilah
Distribution Processing atau proses distribusi. Pada sistem jaringan ini,
dimungkinkan untuk lebih dari satu host yang saling mendistribusikan datanya
untuk kemudian disalurkan melalu terminal atau stasion – stasion dalam satu
jaringan. Konsep ini memungkinkan host bisa bekerja secara paralel satu sama
lain, sambil tetap bisa melayani stasion yang terhubung dengan host.
Kelebihan dari sistem ini adalah :
§
Mengurangi biaya produksi
§
Pendistribusian data antar
jaringan menjadi lebih cepat
Namun demikian salah satu kekurangan dari
sistem ini adalah kemampuan dari komputer host dan juga server yang masih
kurang, sehingga tidak bisa mendukung banyak data.
a.
Roy Tomlinson : 1970n
Masih pada era 1970-an, seorang bernama Roy
Tomlinson mengembangkan suatu sistem surat elektronik yang kita kenal hingga
saat ini sebagai istilah email. Pada saat itu, jaringan komputer sudah mulai
berkembang pesat, dan sistem surat elektronik yang disajikan untuk jaringan
APARNET mulai populer dan juga banyak digunakan. Dengan begitu, setiap orang
bisa berkirim surat secara elektronik hanya dengan menggunakan jaringan
komputer saja. Kelebihan dari konsep surat elektronik yang pertama ini tentu
saja dapat memudahkan kompunikasi antar individu dengan mudah, karena hanya digunakan
dengan menggunakan jaringan komputer saja, tanpa perlu menggunakan pos.
Sehingga dari segi waktu, akan jauh lebih efisien.
b.
Vinton Cerf dan Bob Khan : 1973
Pada tahun 1973, perkembangan jaringan
komputer menjadi semakin luas lagi. Adalah dua ilmuwan, yang bernama Vinton
Cerf dan juga Bob Kahn mengusulkan suatu sistem jaringan komputer yang sangat
luas dan juga terdistribusi secara mendunia, yang dikenal dengan istilah
international network atau yang saat in iita kenal dengan istilah internet.
Gagasan ini yang kemudian pada tahun 80-an menjadi salah satu jaringan komputer
yang booming dan membesar, sehingga banyak digunakan oleh masyarakat dunia, dan
bertahan hingga saat ini.
c.
Xerox Development : 1976
Pada tahun 1976, sebuah hardware yang
diciptakan dan juga dikembangkan oleh xerox, yaitu Ethernet Card diresmikan
menjadi sebuah protokol standar dalam jaringan lokal atau LAN. Dengan adanya
ethernet card, maka setiap komputer bisa terhubung ke dalam suatu jaringan
dengan mudah, terutama jaringan peer to peer LAN, dimana dua komputer bisa
saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan kabel
4.
Tahun 1980-an
Tahun 1980-an mungkin menjadi salah satu titik
terang dari perkembangan jaringan komputer di seluruh dunia. Banyak
perkembangan yang sangat maju, mulai dari pengaplikasian banyak fitur di dalam
internet, hingga pengaplikasian teknologi wireless di dalam sebuah jaringan
komputer.
a.
1982 –
TCP / IP
Pada tahun 1982, dibuatlah sebuah protokol
dalam jaringan internet, yang dikenal dengan nama Transmission Control Protocol
atau Internet Protocol, yang tentu saja saat ini sudah sangat akrab degnan
kita, yaitu TCP/IP. TCP/IP ini merupakan kompensasi dari banyaknya jumlah
komputer yang terhubung ke dalam jaringan luas komputer, sehingga dibutuhkan
suatu standar protokol tertentu yang dapat diterima oleh semua komputer yang
ingin terhubung ke dalam jaringan komputer. Dari situlah, kemudian TCP/IP
diciptakan dan masih digunakan hingga saat ini. Tidak hanya TCP/IP. di Eropa
juga terdapat protokol internet lainnya, yang kala itu menyediakan layanan
surat elektronik, yaitu EUNET.
b.
1984 – DNS
Pada tahun 1984, penggunaan DNS atau Domain
Name System mulai digunakan. Hal ini untuk membantu memilah alamat – alamat
website yang tergabung pada wilayah – wilayah tertentu agar menjadi lebih mdah
untuk dikenali dan juga mudah untuk diakses. Hingga tahun 1987, diketahui bahwa
jumlah komputer yang saling terhubung ke dalam jaringan internet yang luas
sudah mencapai jumlah 10000 komputer lebih. Sebuah penggunaan yang cukup banyak,
mengingat teknologi jaringan ini merupakan sebuah teknologi yang baru Pada era
80-an juga, sebuah teknologi jaringan dipatenkan dan bisa digunakan secara
umum. Te
knologi
tersebut adalah teknologi WiFi atau Wireless fidelity. Teknologi yang
dikembangkan oleh IBM ini pada awalnya diperuntukkan untuk mempermudah koneksi
LAN agar tidak menggunakan kabel dengan memanfaatkan gelombang infra merah.
Namun demikian, pada awalnya teknologi Wireless ini tidak berjalan dengan baik,
sehingga ditunda peluncurannya selama beberapa tahun, dan baru pada era 80-an
ini, tepatnya tahun 80 akhir dan awal 90, teknologi WiFi mulai dipatenkan dan
juga diperkenalkan ke kalangan masyarakat luas.
c.
1988
Jarkko Oikarinen IRC
Masih dari era 80-an, tepatnya kira kira pada
tahun 1988, seorang ilmuwan dan pengembang asal Finlandia, yaitu Jarkko
Oikarinen mengembangkan dan juga menciptakan suatu sistem Internet Relay Chat.
Dengan adanya sistem IRC ini, maka dimungkinkan untuk semua komputer yang sudah
masuk ke dalam jaringan internet dapat melakukan chatting dan mengobrol dengan
cara mengetik. Hal ini merupakan suatu terobosan yang sangat besar, karena itu hal
ini membuat penggunaan komputer yang sudah terhubung ke dalam jaringan melonjak
menjadi hampir 100000 komputer yang terhubung ke dalam jaringan.
5.
Tahun 1990-an
Pada tahun 1990an bisa dibilang merupakan era
keemasan dari teknologi jaringan komputer. Pada era ini mulai banyak dibuat
browser – browser untuk berselancar di internet. Browser pertama adalah
NetScape Navigator. Selain itu, pada era ini, Yahoo dan juga hampir 3000 alamt
internet lainnya lahir dan mulai berkembang hingga saat ini. Bahkan pada era
1990an, sudah muncul e-retail, dimana anda bisa berbelanja barang secara
online, yang saat ini kita kenal juga dengan istilah e-commerce.
Awal tahun 1990 sendiri merupakan kelahiran
dari www atau world wide web, yang merupakan sebuah program yang memungkinkan
agar sebuah komputer dapat saling menjelajahi dan terhubung ke dalam jaringan
internasional, yang pastinya sudah kita ketahui hingga saat ini.
Secara umum, perkembangan jaringan komputer
pada era 1990-an memiliki banyak kelebihan, seperti :
§
Mendukung konsep jual beli
online dengan e-retail
§
Merupakan era dimana
banyak website mulai berkembang dan bermanfaat bagi manusia
§
Mempermudah komunikasi
antar user di seluruh belahan dunia
§
Bagi para ilmuwan dan ahli
komputer, perkembangan jaringan pada era 1990an merupakan salah satu dasar
pertimbangan untuk membuat pengembangan jaringan lebih lanjutlagi
Namun demikian, sepertinya teknnologi jaringan
pada era 1990an masih mengalami beberapa kendala, terutama untuk jaringan
internet yang luas, seperti :
§
Harga komputer yang masih
mahal, sehingga tidak semua orang bisa memiliki komputer dan menikmati
penggunaan jaringan internet
§
Masih sedikit provider
yang mampu menyediakan kebutuhan untuk melakukan koneksi ke dalam internet
§
Meskipun sudah
diperkenalkan ke masyarakat umum sejak era 80-an hingga 90-an, namun teknologi
jaringan komputer, seperti internet masih merupakan teknologi yang sangat baru,
sehingga masih banyak masyarakat umum yang belum memahami dan mengerti fungsi –
fungsi dari jaringan komputer.
§
Kecepatan koneksi yang
masih lambat
B. Perkembangan Jaringan Komputer Saat
ini
Jika dibandingkan dengan era sebelumnya, bisa dipastikan event jaringan komputer saat ini semakin pesat. Banyak indikator yang terkait dengan iuran tersebut, seperti :
· Penggunaan jaringan pada umumnya di
lembaga dan perusahaan (biasanya menggunakan jaringan LAN atau jaringan lokal
untuk saling berbicara).
· Banyak ISP yang menjamur untuk menyediakan
layanan koneksi internet.
· Perkembangan perangkat lunak dan berbagai
macam perangkat keras yang dengan mudah akan terhubung dengan web.
· Biaya internet relatif lebih murah.
· Pengembangan GUI atau antarmuka grafis
yang memudahkan pengguna untuk terhubung ke jaringan. Biaya pembuatan komputer
tidak semahal itu karena masih muda.
· Jaringan 4D ketika Web Protocol (IP)
dikembangkan puluhan tahun lalu,
internet intensif data secara global merupakan konsekuensi yang tak
terbayangkan. Akibatnya, IP terganggu dengan kompleksitas dan inefisiensi
karena layanan jaringan ditransplantasikan untuk mempercepatnya dengan jaringan
kontemporer. Sebagai penyeimbang, penelitian ilmiah 4D Network yang diadakan di
Carnegie Mellon University bertujuan untuk bertukar IP karena berbasis jaringan
komputer. 4D, dalam kasus ini, mengacu pada empat area jaringan: keputusan,
penyebaran, penemuan, dan data. Jaringan 4D mengambil pendekatan bersih untuk
kontrol jaringan, dan dipandu oleh tiga prinsip: Sasaran tingkat jaringan yang
akan diekspresikan karena tujuan keseluruhan dari jaringan; tepat waktu dan
akurat terkait topologi, lalu lintas, dan acara; dan memberikan kendali
langsung ke operator jaringan. Jika 4D mengambil alih IP karena protokol
jaringan masuk, mungkin ada implikasi besar untuk jaringan seperti yang kita
semua tahu. tetapi mengingat buku harian IP, kami tidak dapat melindungi taruhan
kami yang terjadi kapanpun itu terlalu cepat.
·
Arsitektur Internet Ekspresif
Jika tujuan jaringan 4D sering
dianggap sebagai sentuhan yang terlalu ambisius, Arsitektur Internet Ekspresif
(XIA) mewakili visi yang lebih realistis dari teknologi jaringan jangka
panjang. Proyek XIA bertujuan untuk membuat “jaringan tunggal yang memberikan
dukungan inheren untuk komunikasi antara prinsip-prinsip komunikasi saat ini —
termasuk host, konten, dan layanan sambil mengakomodasi entitas masa depan yang
tidak diketahui.” Pada dasarnya, ini menunjukkan bahwa XIA akan menjadi sistem
yang serbaguna dan dapat diterapkan secara universal. Untuk komunikasi jaringan
yang mengurangi mekanisme ad-hoc rumit yang tidak perlu yang selalu menjadi
ciri jaringan saat ini.
·
Ambient Backscatter
Selama beberapa dekade pertama
keberadaan mereka, komputer pada dasarnya dibatasi oleh infrastruktur yang
mereka andalkan. Komputer ditambatkan oleh kabel daya mereka dan dianggap tidak
berguna tanpa stopkontak di dekatnya. Komunikasi nirkabel digabungkan dengan
paket baterai membebaskan perangkat ini untuk waktu yang singkat sehingga
mereka dapat menghitung dan berkomunikasi, tanpa batas, selama karena baterai
mereka kadang-kadang diisi ulang atau diganti. Disini, kami memperkenalkan
ambient backscatter, sebuah bentuk baru dari komunikasi yang menyediakan
konektivitas antar komputer keluar dari apa yang pada dasarnya adalah udara
tipis. Dalam teknik ini, sinyal TV dan sumber sinyal RF lainnya berfungsi
sebagai sumber daya dan sarana komunikasi. Karena ambient backscatter
menghindari baterai pemeliharaan-berat dan infrastruktur daya khusus bentuk
lain dari komunikasi daya rendah (misalnya, RFID dan NFC), itu memungkinkan
kumpulan aplikasi baru yang sebelumnya tidak mungkin atau setidaknya tidak praktis.
Kami percaya bahwa ambient backscatter menyediakan blok penyusun utama yang
memungkinkan komunikasi di mana-mana (dengan tidak ada batasan kecuali
keberadaan sinyal RF sekitar) di antara perangkat luas yang murah dan memiliki
perawatan hampir nol.
·
Internet of Things
Adalah suatu konsep dimana objek
tertentu punya kemampuan untuk mentransfer data lewat jaringan tanpa memerlukan
adanya interaksi dari manusia ke manusia ataupun dari manusia ke perangkat
komputer. Internet of Things lebih sering disebut dengan singkatannya yaitu
IoT. IoT ini sudah berkembang pesat mulai dari konvergensi teknologi nirkabel,
microelectromechanical systems (MEMS), dan juga Internet.
Sumber :
·
https://medium.com/@170212068/perkembangan-teknologi-jaringan-komputer-9869682324c1
·
https://dosenit.com/jaringan-komputer/perkembangan-jaringan-komputer

Komentar
Posting Komentar